PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA WANITA UNTUK MEMPEROLEH HAK-HAK PEKERJA DIKAITKAN DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI

Mulyani Djakaria

Sari


Masalah ketenagakerjaan sampai saat ini masih menjadi sorotan, kurangnya jaminan keselamatan, kesehatan,dan hak-hak reproduksi bagi tenaga kerja wanita yang diterima merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya berbagai permasalahan dalam bidang ketenagakerjaan. Tenaga kerja sebagai pekerja di perusahaan masih saja mendapat perlakuanyang diskriminatif dari pengusaha, hal ini yang menimbulkan hak-hakyang seharusnya diterima oleh tenaga kerja wanita seperti perlindungan terhadap keselamatan, kesehatan dan hak-hak reproduksi tenaga kerja wanita tidak diberikan sepenuhnya.

              Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif, spesifikasi bersifat deskriptif analitis, teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan wawancara.

              Adapun tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah hasil penelitian bisa dijadikan masukan bagi pemerintah dalam memperbaiki undang-undang ketenagakerjaan yangtelah ada, karena sampai saat ini walaupun Indonesia telah mempunyai peraturan perundang-undang yang mampu menjamin hak-hak dan memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja wanita, tetapi dalam pelaksanaannya masih terjadi pelanggaran, baik yang dilakukan oleh pengusaha, pekerja, maupun pemerintah.Target khusus yang ingin dicapai adalah pemerintah memberikan sanksi yang tegas terhadap pelanggar perundang-undangan sehingga bisa diminimalisir perlakuan yang tidak sepantasnya terhadap tenaga kerja wanita.


Kata Kunci


Perlindungan Hukum, Pekerja Wanita, Reproduksi

Referensi


A. Buku

Abdul Khakim, Pengantar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia,PT Citra Aditya Bakti, Jakarta, 2003.

Ali Abdurahman, Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Wanita dalam Perspektif Hak Asasi Manusia dan Hukum, UNPAD, Bandung ,2002

Darwan Prins, Hukum Ketenagakerjaan Indonesia, PT Citra Aditya Bakti, Bandung 1994.

Gunawi Kartasapoetra dkk, Pokok-Pokok Hukum Perburuhan, Armico, Bandung 1982.

Iman Soepomo, Pengantar Hukum Perburuhan, Djambatan, Jakarta, 2003.

Lalu Husni, Pengantar Hukum Ketenagakerjaan Indonesia, Raja Grafindo Persada, Jakarta 2003

Melania Kiswandari, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Raja Grafindo, Jakarta, 2014

Sumakmur PK, Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja, CV Masagung, Jakarta , 1998

B. Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang Dasar 1945

Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamtan Kerja

Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia

Undang- Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 3 Tahun 1989 tentang Larangan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Pekerja Wanita Karena Menikah, Hamil dan Melahirkan

Sumber lain:

Riris Ardhanariswari, “Perlindungan Hak Asasi Manusia Bagi Tenaga Kerja Perempuan Di Indonesia Dalam Perspektif Pengembangan Sistem Hukum Indonesia Abad 21”, Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum No.1 April 2009.

Mulyani Djakaria, “Perlidungan Hukum Terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bagi Pekerja Anak Ditinjau Dari UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak “, Acta Diurnal, Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, Vol 1, 2017.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.license.cc.by-nc4.footer##

 


This journal indexed on:

                                                                                                                               

    

 

Plagiarism Check by:
Creative Commons License

JBMH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

 

 Redaksi Jurnal Bina Mulia Hukum © 2016




website statistics View My Stats