EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP CORPORAL PUNISHMENT DI SEKOLAH

Trianah Sofiani, Saif Askari

Abstract


ABSTRAK

Paper ini mengkaji efektifitas penegakan hukum corporal punishment di sekolah. Argumen teoritis yang telah dikembangkan adalah, corporal punishment dianggap sebagai cara efektif untuk mengubah perilaku siswa, namun juga dianggap mengandung muatan kekerasan terhadap anak, sehingga melanggar norma perlindungan terhadap anak. Metode penelitian yuridis empiris, sumber data primer diperoleh dengan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan, corporal punishment disebabkan oleh perilaku siswa dan dari dalam diri guru sendiri. Dampak corporal punishment terhadap siswa, yaitu: 1) tidak mengulangi perbuatannya; 2) malu dan minder; 3) prestasi menurun; 4) semakin nakal, tidak patuh dan melanggar peraturan.; 5) terluka secara fisik. Efektifitas penegakan hukum corporal punishment di sekolah, disebabkan oleh faktor: 1) belum ada peraturan yang khusus mengatur tentang corporal punishment di Sekolah; 2) guru sebagai pelaksana hukum di Sekolah belum memahami substansi peraturan perundang-undangan;3) sarana dan fasilitas tidak representatif, sehingga kurang mendukung penegakan hukum; 4); masyarakat di lingkungan sekolah sebagai tempat diterapkannya norma hukum belum memiliki kesadaran hukum dan; 5) budaya hukum berbasis pada otoritarian. Oleh karena itu, seharusnya melakukan reformasi hukum (law reform) secara menyeluruh mulai dari pembentukan peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur tentang corporal punishment, membangun budaya hukum non otoritarian yang nir kekerasan di Sekolah, meningkatkan kesadaran hukum memperbaiki sarana dan fasilitas yang mendukung penegakan hukum di sekolah.

Kata kunci: corporal punishment; guru; penegakan hukum; sekolah; siswa.


ABSTRACT

This paper examines the effectiveness of corporal punishment law enforcement in schools. The theoretical argument that has been developed is that corporal punishment is considered as an effective way to change student behaviour, but is also considered to contain the content of violence against children, thus violating the norms of protection against children. The research method empirical juridical, primary data sources obtained by observation and interviews. The results showed that corporal punishment was caused by student behaviour and from within the teacher himself. The impact of corporal punishment on students, 1) not repeating their actions; 2) shame and inferiority; 3) decreased performance; 4) getting naughty, disobedient and breaking the rules; 5) physically injured. The effectiveness of corporal punishment law enforcement in schools is caused by factors, 1) there is no specific regulation about corporal punishment in schools; 2) teachers as law enforcers in schools do not yet understand the substance of laws ; 3) The facilities do not support law enforcement; 4); the community in the school environment as a place for implementing legal norms, does not yet have legal awareness and; 5) legal culture based on authoritarianism. Therefore, law reform should be done as a whole, starting from the law-making about corporal punishment, building a non-authoritarian legal culture, non-violent in schools, increasing legal awareness and the supporting facilities law enforcement in schools.


Keywords: corporal punishment; law enforcement; school; students; teachers.


Keywords


orporal punishment; guru; penegakan hukum; sekolah; siswa

References


Buku

Abu Ahmadi dan Widodo Supriyono, Psikologi belajar, PT. Rineka Cipta, Jakarta: 2013.

Ade Saptomo, Budaya Hukum dan Kearifan Lokal Sebuah Perspektif dan Perbandingan, FHUP Press, Jakarta: 2014.

Lawrence M. Friedman, Sistem Hukum Perspektif Ilmu Sosial, terjemahan, M. Khozim, cetakan ke-4, Nusa Media, Bandung: 2011.

Mathew B. Miles & A. Michael Huberman, Analisis Data Kualitatif, terjemahan, Tjetjep Rohendi Rohidi, UI-Press, Jakarta: cet. 1: 2009.

Mukti Fajar, N. D dan Yulianto Achmad. Dualisme penelitian hukum: normatif & empiris, Pustaka Pelajar, Yogyakarta: 2010.

Muhammad Yamin, Menggugat Pendidikan Indonesia; Belajar dari Paulo Freire dan Ki Hajar Dewantara, Ar-Ruzz Media, Yogjakarta: 2009.

Soerjono Soekanto, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum, Rajawali Grafindo Persada, Press, Cetakan 16, Jakarta: 2019.

Jurnal

Agus Affandi. "Dampak Pemberlakuan Undang-Undang Perlindungan Anak Terhadap Guru dalam Mendidik Siswa." Jurnal Hukum Samudra Keadilan, Vol 11, N0.2 tahun 2016.

Ahmad Sofi Manzoor, et al. "The impacts of corporal punishment on school going children." IJAR, Vol 3. No.9, 2017.

Elizabeth T. Gershoff, "School corporal punishment in global perspective: prevalence, outcomes, and efforts at intervention." Psychology, Health & Medicin, Vol. 22, No. S1, 2017.

Frans. Maramis (et. al) "Penerapan Kebijakan Hukum Pidana Tentang Penggunaan Hukuman Fisik oleh Guru Terhadap Murid Sekolah Dasar di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara Provinsi Sulawesi Utara." LEX ET SOCIETATIS Vol. 5, No. 8, 2017.

Harris Yonatan Parmahan Sibuea, "Penegakan Hukum Pengaturan Minuman Beralkohol (Law Enforcement Regulation of Alcoholic Beverages). "Negara Hukum: Membangun Hukum untuk Keadilan dan Kesejahteraan, Vol. 7, No. 1, Tahun 2016.

Ibrahim Ahmad "Rencana dan Strategi Peningkatan Kesadaran Hukum Masyarakat." Gorontalo Law Review, Vol. 1, No. 1, April 2018.

Kushagra Nijhara, et.al,. "Corporal punishment in children and its implications on mental health." The Indian Journal of Pediatrics. Vol. 85, No. 5, 2018.

Novi Irwan Nahar,. "Penerapan teori belajar behavioristik dalam proses pembelajaran." NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, Volume. 1 Desember 2016.

Peña Alampay Liane, et al. "Severity and justness do not moderate the relation between corporal punishment and negative child outcomes: A multicultural and longitudinal study." International journal of behavioral development, Vol. 41. Issue 4, 2017.

Robert Andario, "Keberadaan Dan Peran Hak Mendisiplinkan (Tuchtrecht) Sebagai Alasan Pembenar Di Luar Undang-Undang Dalam Sistem Hukum Pidana Indonesia." LEX PRIVATUM. Vol. 5, No., 2017.

Rusmilawati. Windari, "Penggunaan Hukum Disiplin (Corporal Punishment) pada Anak di Lingkungan Sekolah Dalam Perspektif Hukum Pidana di Indonesia." Jurnal Hukum PRIORIS, Vol. 4, No. 3, 2015.

Sarah A. Font and Jamie Cage. "Dimensions of physical punishment and their associations with children's cognitive performance and school adjustment." Child abuse & neglect, Vol.75, January 2018.

Salome W. Maina and Aggrey M. Sindabi. "The Impact Of The Ban Of Corporal Punishment On Students'discipline In Secondary Schools: A Case Study Of Bahati Division Of Nakuru District." International Journal of Innovation and Applied Studies, Vol. 14., No. 3, Februari 2016.

Sibnath Deb, et al. "School corporal punishment, family tension, and students’ internalizing problems: Evidence from India." School psychology international, Vol. 38, Isue. 1, 2017

Suci Wulandari dan Totok Suyanto. "Persepsi Guru Terhadap Corporal Punishment Sebagai Alat Mendisiplinkan Siswa di Sekolah Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan." Kajian Moral dan Kewarganegaraan. Volume 06 Nomor 02 Jilid 1 Tahun 2018.

Susilo Sigit Vebrianto. "Refleksi Nilai-Nilai Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Dalam Upaya Upaya Mengembalikan Jati Diri Pendidikan Indonesia." Jurnal Cakrawala Pendas Vol 4, No. 1, 2018.

Yudho Winarno dan Heri Tjandrasari. "Efektivitas Hukum Dalam Masyarakat." Jurnal Hukum & Pembangunan, Volume. 17. No. 1, 2017.

Zendy Wulan Ayu Widhi Prameswari. "Ratifikasi Konvensi Tentang Hak-Hak Anak Dalam Sistem Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia." Yuridika, Vol. 32, No. 1 Tahun 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.23920/jbmh.v4i2.267

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



Jurnal Bina Mulia Hukum telah terindeks pada:

                                                                                                                           

    

 

  Journal Accreditation:

Plagiarism Check:
Creative Commons License

JBMH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

  Redaksi Jurnal Bina Mulia Hukum © 2016