HARMONISASI HUKUM PERDAGANGAN INTERNASIONAL: SEJARAH, LATAR BELAKANG DAN MODEL PENDEKATANNYA

Subianta Mandala

Sari


Abstrak                                                                                      

 

Perbedaan sistem hukum di bidang perdagangan dapat menjadi faktor penghambat bagi perdagangan internasional. Menyadari hal tersebut, masyarakat internasional dari waktu ke waktu berupaya untuk melakukan penyeragaman atau harmonisasi terhadap hukum dagang. Tulisan ini berupaya untuk mengkaji dan menganalisis upaya-upaya tersebut dengan memberikan titik berat pada model pendekatan yang digunakan dalam mengharmoniskan hukum dagang lintas batas tersebut. Penelitian ini menggunakan metoda yuridis normatif dan semua data yang diperoleh dianalisa secara kualitatif dan diberikan penggambaran secara mendalam mengenai konsep model pendekatan harmonisasi hukum dagang internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya harmonisasi hukum perdagangan internasional telah berlangsung cukup lama dalam berbagai fase, baik formal maupun informal dengan melibatkan berbagai pihak.  Model pendekatan harmonisasi yang dipergunakan belakangan ini adalah dengan menggunakan perangkat soft law, dan cenderung meninggalkan pendekatan hard law. Indonesia sebagai bagian dari masyarakat internasional perlu mencermati perkembangan tersebut dalam kerangka memperbarui hukum dagang internasionalnya.

 

Kata Kunci: Harmonisasi, Hukum Perdagangan.

 

Abstract

 

Different legal system in trade may become a barrier to international trade. Being aware of this fact, international community has tried to make an effort to uniform or to harmonize international trade law. This paper will examine and analyze the efforts of the harmonization of trade law and focus specifically on the modes or approaches taken in the process of harmonisation. This research applies a juridical normative and descriptive analysis method. The result of the research shows us that the effort of harmonising international trade law has gone through some phases involving various kinds of actors and applying both informal and formal method. At present, there is a tendency that the mode used in harmonisation process is applying soft law instrument rather than hard law one. Indonesia, as a part of international community, needs to pay attention to the trend as mentioned above, in an effort to reform its national trade law.

 

Keywords: Harmonisation, International Trade


DOI: 10.23920/jbmh.v1n1.6


Kata Kunci


Harmonisasi, Hukum Perdagangan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ana Marcedes Lopez Rodriquez, “Lex Mercatoria”, 2 Retzvidenskabeligt Tidskrit,

Argang, Juridiks Intitut, Aarhus Universitet, 2002.

Alan D. Rose, “the Challanges for Uniform Law in the Twenty-First Century”. 9

Unif.L.Rev, 1996.

Arthur S. Hartkamp, “Modernisation and Harmonisation of Contract Law: Objectives,

Methods and Scope”, NS-Vol. VIII, Unif.L.Rev, 2003.

Bonell, MJ, “General Provisions”, dalam: Bianca-Bonell (eds.) Commentary on the

International Sale Law), 1987.

Hans Van Houtte, The Law of International Trade, London: Sweet & Maxwell, 1995.

Huala Adolf, Hukum Perdagangan Internasional, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada,

Ian Fletcher (et.al.) (eds.), Foundation and Perspectives of International Trade Law,

London: Sweet & Maxwell, 2001

Ivan Sammut, “Tying the Knot in European Private Law”, dalam European Review of

Private Law, 5, 813-840, 2009, Great Bratain: Kluwer Law International.

John A. Spanogle, “The Arrival of Private International Law”, 25 Geo, Wash.J. Int’l L. &

Eco, 1991.

John Mo, International Commercial Law, Sydney: Butterworths, 1997.

Jose Angelo Estrella Faria, “Future Directions of Legal Harmonisation and Law Reform:

Stormy Seas or Prosperous Voyage?”, 5 Rev.dr.unif, 2009.

Morten M.Fogt (et.al), Unification and Harmonisation of International Commercial Law-

Interaction or Deharmonization?, the Netherland: Wolters Kluwer, 2012.

Michael Pryles (et.al.), International Trade Law Commentary and Materials, Lawbook

Co., Sydney, 2004.

P.J. Osborne, Unification or Harmonisation : A Critical Analysis of the United Nations

Convention on Contracts for the International Sale of Goods 1980, LLM Dissertation, University of Hull, 2006.

Roy Goode, Commercial Law, 4th ed, London: Penguin, 2010.

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan

Singkat, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2007.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




 


This journal indexed on:

                                                                                                                         

 

Plagiarism Check by:
Creative Commons License

JBMH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

 

 Redaksi Jurnal Bina Mulia Hukum © 2016




website statistics View My Stats