PELAKSANAAN HAK ATAS PEKERJAAN TERHADAP TRANSGENDER/TRANSSEKSUAL DI INDONESIA

Hanzel Mamuaya, Agus Mulya Karsona

Sari


ABSTRAK
Pekerjaan merupakan suatu hal yang sangat penting dan terkait langsung dengan kehidupan manusia. Setiap individu memiliki hak untuk dapat bekerja, memungkinkan dia untuk hidup bermartabat. Tulisan ini membahas mengenai aksessibilitas hak atas pekerjaan di sektor formal terhadap orang-orang atau kelompok transgender/transseksual di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis yang memberikan gambaran mendalam tentang suatu keadaan berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya aksessibilitas hak atas pekerjaan disektor formal masih tertutup bagi transgender/transseksual, yang disebabkan identitas gender mereka yang selalu dipermasalahkan serta terdapatnya kebijakan yang diskriminatif terkait hak atas pekerjaan transgender/transseksual. Sebagai pemikul tanggung jawab terhadap hak asasi manusia, Negara wajib menetapkan langkah-langkah legislasi ataupun langkah lainnya untuk dapat memastikan akssesibilitas hak atas pekerjaan terbuka terhadap transgender/transseksual.

Kata Kunci: aksessibilitas, hak atas pekerjaan, transgender/transseksual.

 

ABSTRACT
Work is a very important and directly related to human life. Every individual has the right to work, enabling him to live in dignity. This paper discusses the accessibility of the right to work in the formal sector towards transgender/transsexual persons or groups in Indonesia. The research method used is normative juridical, with analytical descriptive research specification that gives deep picture about a condition related to the problem studied. The results show that basically the accessibility to the right to work in the formal sector remains closed to transgender/transsexual, due to their constantly questioned gender identity and discriminatory disclosure of rights to transgender/transsexual employment. State shall establish of legislation measures or other measures to ensure the accessibility of the right to employment is open to transgender/transsexual.

Keywords: accessibility, right to wor, transgender/transsexual.

 


Kata Kunci


aksessibilitas, hak atas pekerjaan, transgender / transseksual

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


American Psychiatric Association: Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, 2013, Fifth Edition. Arlington, VA, American Psychiatric Association.

Ariyanto dan Rido Triawan, 2008, (Jadi Kau Tak Merasa Bersalah) Studi Kasus Diskriminasi dan Kekerasan Terhadap LGBTI, Jakarta Selatan: Arus Pelangi Bekerjasama dengan Yayasan Tifa.

Ariyanto & Rido Triawan, Hak Kerja Waria Tanggung Jawab Negara, Arus Pelangi bekerjasama dengan Friedrich Ebert Stiftung dan ASTRAEA Lesbian Foundation for Justice, 2012.

K. Hastrup, 2001, Human Rights, History Of, International Encyclopedia of the Social & Behavioral, Sciences, Elsevier Science Ltd.

Kathy A. Gainor, Including Transgender Issues in Lesbian, Gay, Bisexual Psychology Implication for Clinical Practice and Training, dalam: Beverly Greene & Glady L Croom (eds),2000, Education Research and Practice in Lesbian, Gay, Bisexual and Transgendered Psychology: A Resource Manual, California: Sage Publication.

Koeswinarno, Hidup Sebagai Waria, PT LkiS Pelangi Aksara, Yogyakarta, 2004.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Hak Atas Pekerjaan (Masalah Pengangguran dan Solusinya Ditinjau dari Perspektif Hak Asasi Manusia), Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Jakarta, 2005.

Krzysztof Drzewicki, The Rights to Work and Rights in Work, dalam: Asbjern Eide, et. al., (eds), 2001, Economis, Social and Cultural Rights, A Textbook, Second Revised Edition, Dordrecht/Boston/London: Martinus Nijhoff.

R Muhammad Mihradi, Kontekstualisasi Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya, dalam Buni Yani (Ed), Pengantar Memahami Hak Ekosob, Pusat Telaah dan Informasi Regional Bekerjasama dengan European Initiative for Democracy and Human Rights (EIDHR) Uni Eropa, Cet. Pertama, Jakarta, 2006.

Tom Boellstorff, 2005, The Gay Archipelago (Sexuality and Nation in Indonesia), New Jersey: Princeton University Press.

Sumber Lainnya

American Psychological Association. (2011). Answers To Your Questions About Transgender People, Gender Identity, And Gender Expression. Retrieved from [diakses pada 22/3/2016]

Dede Oetomo, Memperjuangkan Hak Asasi Manusia Berdasarkan Identitas Gender dan Seksualitas di Indonesia, Naskah presentasi pada Semiloka Hak atas Kebebasan Pribadi bagi Kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, Interseksual, Transgender dan Transeksual, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, Kuta, 15–16 Agustus 2006.

Economic and Social Council, The Right To Work, Committe On Economic, Social and Cultural Rights, Thirty-fifth session, Geneva, 7-25 November 2005, Item 3 of the provisional agenda.

Herlambang Perdana Wiratraman, Hak-Hak Konstitusional Warga Negara Setelah Amandemen UUD 1945:Konsep, Pengaturan dan Dinamika Implementasi, Jurnal Hukum Panta Rei, Vol 1, No. 1 Desember 2007, Jakarta, Konsorsium Reformasi Hukum Nasional.

Ifdal Kasim, Hak atas Lingkungan Hidup dan Tanggung Jawab Gugat Korporasi Internasional, Jurnal SUAR Warkat Warta, Vol. 5 No. 10 dan 11.

Katrina Roen, Katrina Roen, Transgender Theory and Embodiment: The Risk Of Racial Marginalisation, Journal of Gender Studies, Vol. 10, No. 3, 2001.

Metropolitan Barata News. ID, Menteri Yuddy Takut Ada PNS Homo-Lesbi, Laporan Radenjatnika 02/13/16, [diakses pada 27/03/2017]

Sharyn Graham, 2002, Sex, Gender, and Priests in South Sulawesi, Indonesia, [diakses pada 23/3/2016]

Siaran Pers, 29 Januari 2016, “Pernyataan Sikap Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Atas Situasi Yang Dialami Komunitas LGBT”, [diakses pada 8/11/2014]

Tom Boellstroff, Playing Back the Nation: Waria, Indonesian Transvestites, Cultural Anthropology; May 2004; 19, 2; ProQuest Sociology.

Tribun Jabar, MenpanRB Yuddy Chrisnandi: PNS Tidak Pantas LGBT, Jumat, 12 Februari 2016 19:29, Laporan Wartawan Tribun Jabar Teuku Muh Guci S, [diakses pada 27/03/2017].


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




##submission.license.cc.by-nc4.footer##

 


This journal indexed on:

                                                                                                                               

    

 

Plagiarism Check by:
Creative Commons License

JBMH is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

 

 Redaksi Jurnal Bina Mulia Hukum © 2016




website statistics View My Stats