PERLINDUNGAN KARYA CIPTA LAGU DAN/ATAU MUSIK YANG DINYANYIKAN ULANG (COVER SONG) DI JEJARING MEDIA SOSIAL DIKAITKAN DENGAN HAK EKONOMI BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA

Ghaesany Fadhila, U. Sudjana

Sari


ABSTRAK
Meluasnya penggunaan internet membawa konsekuensi tersendiri di bidang Hak Cipta. Lagu dan/atau musik merupakan salah satu konten yang paling dicari di jejaring media sosial, menariknya yang dicari tidak selalu Ciptaan sang musisi yang membawakan lagu tersebut, masyarakat juga tertarik untuk mencari versi alternatif dari lagu yang populer, yang biasa disebut dengan cover song. Metode penelitian yang digunakan dalam tesis ini bersifat deskriptif analitis guna memperoleh gambaran peraturan perundang-undangan yang berlaku  dikaitkan dengan teori-teori hukum dan praktek pelaksanaan hukum positif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan cara  meneliti bahan pustaka yang disebut data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, literatur-literatur, artikel-artikel, pendapat dan ajaran para ahli serta implementasinya dalam praktek. Berdasarkan hasil analisis, ditarik kesimpulan bahwa penggunaan karya cipta lagu dan/atau musik yang dinyanyikan ulang (cover song) di jejaring media sosial bukan pelanggaran hak moral bila dilakukan bukan untuk kepentingan komersial dan tidak dilakukan perubahan pada ciptaan menurut ketentuan Pasal 8 UUHC, namun merupakan perbuatan yang melanggar hak ekonomi jika dimanfaatkan untuk kegiatan komersial dengan tanpa izin dari Pencipta atau Pemegang Hak Cipta sebagaimana menurut ketentuan Pasal 9 UUHC. Perlindungan hukum dapat dilakukan melalui tindakan hukum yaitu melalui arbitrase atau melalui Gugatan perdata yang diajukan ke Pengadilan Niaga dan tuntutan pidana diajukan ke Pengadilan Negeri, juga melalui tindakan lain melalui fitur yang disediakan situs jejaring media sosial seperti YouTube Content ID dan identifikasi konten pada Soundcloud agar konten yang melanggar hak cipta dapat ditutup.

Kata kunci: hak cipta, hak ekonomi, lagu, musik.

ABSTRACT
Widespread use of the internet has its own consequences in the field of Copyright. Songs and/or music is one of the most sought after content on social media networks, interestingly what is sought is not always the creation of the musician who performed the song, not a few people are also interested in finding alternative versions of popular songs, commonly called cover song. The research method used in this thesis is analytical descriptive in order to obtain an overview of the prevailing laws and regulations associated with legal theories and practice of the implementation of positive law. The approach used in this research is normative juridical, by examining library material called secondary data consisting of primary legal materials, literature, articles, opinions and teachings of experts and their implementation in practice. Based on the results of the analysis of this thesis, the conclusion is that the use of cover songs in social media networks is not a violation of moral rights if it is done not for commercial purposes and no changes are made to the work according to Article 8 Copyright Law, but is an act that violates economic rights if it is used for commercial activities without permission from the Author or Copyright Holder according to the provisions of Article 9 Copyright Law. Legal protection can be carried out through legal action, namely through arbitration or through civil lawsuits filed with the Commercial Court and criminal prosecution submitted to the District Court, also through other actions through features provided by social media networking sites such as YouTube Content ID and identification of content on Soundcloud for content violating copyright can be closed.

Keywords: copyrights, economic rights, song, music.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


This journal indexed on: