BANK KHUSUS UNTUK KOPERASI DALAM MENGHADAPI MEA

Bambang Daru Nurgroho, Melienda Permatasari, Nanda Arianti, Achmad Hagi Robby

Sari


Abstrak

Untuk dapat bertahan dalam era MEA, penguatan UKM menjadi salah satu faktor penting untuk menjadikan Indonesia mendapat kesempatan yang baik dalam peningkatan perekonomian nasional. Era MEA menuntut peningkatan Koperasi agar dapat berdaya saing menghadapi kompetitor dari negara lain. Koperasi memerlukan modal dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan usahanya namun masih sulit mendapat kredit dari bank. UKM anggota koperasi secara umum memiliki karakteristik, kebutuhan dan kemampuan yang berbeda dengan nasabah bank pada umumnya sehingga membutuhkan penanganan yang berbeda. Bank konvensional belum dapat menjawab kesulitan tersebut sehingga dibutuhkan bank khusus untuk koperasi. Saat ini Pemerintah saat ini telah mengeluarkan Linkage Program yang dapat digunakan untuk koperasi. Linkage program  semestinya dijadikan sebagai sarana edukasi bertahap mulai dari pola channeling hingga executing untuk menguatkan koperasi. Pendirian Bank khusus untuk koperasi harus disesuaikan pula dengan Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Pada akhirnya diharapkan pendirian bank khusus untuk koperasi akan meningkatkan akses kredit dan pembiayaan UMKM.

Kata Kunci  : Bank Khusus Untuk Koperasi, Linkage Program, API, Koperasi, UKM, MEA

 

 


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


This journal indexed on: