Main Article Content

Abstract

ABSTRAK


Aspek ekonomi dari kekayaan intelektual kurang dirasakan oleh pemilik industry dalam era digital khususnya start up adalah aspek penambahan modal melalui kepemilikan kekayaan intelektual khususnya paten meskipun dalam beberapa undang-undang kekayaan intelektual seperti undang-undang paten dan undang-undang hak cipta telah dinormakan bahwa kekayaan intelektual dapat dijadikan jaminan fidusia tetapi dalam kenyataannya norma ini sulit diwujudkan dalam praktik, salah satu kendalanya adalah karena belum adanya valuasi (penilaian) terhadap objek dari fidusia dalam hal ini kekayaan intelektual. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Asas Kepastian Hukum merupakan asas yang dapat mendasari pengaturan valuasi untuk kekayaan intelektual, asas ini sejalan dengan tujuan hukum yaitu kepastian hukum, masyarakat membutuhkan hukum yang pasti dan norma hukum yang harus dapat diterapkan jika fidusia paten sudah dinormakan maka diperlukan aturan valuasi untuk mendukung jaminan fidusia. Dengan adanya kepastian hukum berupa pengaturan valuasi paten diharapkan perusahaan rintisan berbasis teknologi (start-up) dapat meningkatkan perekonomian dan penambahan modal untuk start up bisnis, dengan peningkatan perekonomian start up diharapkan dapat meningkatkankan pula perekonomian Indonesia dalam era industri 4.0.


Kata kunci: paten; start up; valuasi.


 


ABSTRACT


The economic aspect of intellectual property is less felt by industry owners in the digital era, especially start-ups, is the aspect of increasing capital through intellectual property ownership of several patents even though in some intellectual property laws such as patent law and copyright law it has been normalized that property Intellectuals can be used as fiduciary guarantees, but in reality, it is difficult to be realized in practice, one of the obstacles is that there is no valuation (order) on the object of fiduciary, in this case intellectual property. The approach method used in this research is normative juridical, with descriptive analytical research specifications. The principle of legal certainty is a principle that can underlie the regulation of value for intellectual property, this principle is in line with legal objectives, namely legal certainty, people who need definite law and legal norms that must be enforceable if patent fiduciary has been normalized, valuation rules are needed to support fiduciary guarantees. With legal certainty in the form of value regulation, it is hoped that start-ups can improve the economy and increase capital to start a business, with an increase in the start-ups economy it is hoped that it can also improve the Indonesian economy in the 4.0 industrial.


Keywords: paten; start up; valuation.

Keywords

paten start up valuasi

Article Details

How to Cite
Muchtar, helitha N., Chandrawulan, A. A., Risang Ayu, M., & Amirullloh, M. (2021). URGENSI PENGATURAN VALUASI PATEN UNTUK START UP DALAM RANGKA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN DI ERA INDUSTRI 4.0. Jurnal Bina Mulia Hukum, 6(1), 84-102. https://doi.org/10.23920/jbmh.v6i1.170

References

  1. Buku
  2. APEC Intellectual Property Rights Expert Group, Best Practice on Intellectual Property (IP) Valuation and Financing in APEC, Januari 2018, Philipines.
  3. Bruno Salgues, Society 5.0 industry of the future, Technologies, methods and tools, Wiley: USA.
  4. Development Centre Studies OECD, Start up Latin America 2016: Building an Innovative Future, OECD Publishing, Paris: 2016.
  5. Djoni S. Gazali dan Rachmadi Usman, Hukum Perbankan, Cetakan Kedua, Sinar Grafika: Jakarta, 2012.
  6. John Sykes and Kelvin King, Valuation and Exploitation of Intellectual Property and Intangible Assets, Hart Publisher, Britain: 2003.
  7. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Outlook Perekonomian Indonesia, Jakarta: 2019.
  8. Klaus Schwab, The Fourth Industrial Revolution, Portfolio Penguin, Geneva: Portfolio Penguin, 2017.
  9. Lorenz Granrath, “Large Scale Optimization Is Needed for Industry 4.0 and Society 5.0”, dalam Mahdi Fathi (Eds), “optimization In Large Scale Peoblem Industry 4.0 and Society 5.0 Aplication, Springer, Florida: 2019.
  10. Malayu S.P. Hasibuan, Dasar-Dasar Perbankan, Sinar Grafika Offset: Jakarta, 2009.
  11. Development Centre Studies OECD (2016), Start up Latin America 2016: Building an Innovative Future, OECD Publishing, Paris: 2016.
  12. Paul Scholten diterjemahkan oleh B. Arief Sidharta, Struktur Ilmu Hukum (De Structuur der Rechtswetenschap), Alumni: Bandung: 2003.
  13. Posner, Economic Analysis of Law, Third edition, Wolter Kluwer Law and Business, New York: 1989.
  14. Robert M. Sherwood, Intellectual Property and EconomicDevelopment: Westview Special Studies in Science Technology and Public Policy, Westview Press Inc, San Fransisco: 1990.
  15. Robert F. Reily dan Robert P. Schweihs, Guide to Intangible Asset Valuation, Wiley, New York :2016
  16. Sunaryati Hartono, Bhineka Tunggal Ika Sebagai Asas Hukum Bagi Pembangunan Hukum Nasional, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung: 2006.
  17. Thierry Madies (Eds), Patent Markets in The Global Knowledge Economy, Cambridge University Press, Cambridge: 2020.
  18. Titon Slamet Kurnia, perlindungan hukum merek terkenal di Indonesia pasca perjanjian trips, Alumni, Bandung: 2011.
  19. Tom Harris, Start-up, A Practical Guide to Starting and Running a New Business, Springer, Herefordshire: 2019.
  20. Jurnal
  21. Dimas Aditya, “Rechstvacuum Hukum Kekayaan Intelektual Dalam Hal Discovery”, Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, Vol. 1 No. 1, 2019.
  22. Dodi Jayen Suwarno, dan Anita Silvianita, “Knowledge Sharing Dan Inovasi Pada Industri Start up “, Jurnal Ecodemica, Vol. 1 No. 1, 2017.
  23. Ifdhal Kasim, Mempertimbangkan ‘Critical Legal Studies’ Dalam Kajian Hukum di Indonesia, Wacana Jurnal Ilmu Social Transformatif, Edisi 6, Tahun II, Jakarta, 2000.
  24. Marcelo Negri Soares and Marcos Kauffman, “Industry 4.0: Horizontal Integration and Intellectual
  25. Property Law Strategies In England”, R. Opin. Jur., Fortaleza, No 23, Vol 16, 2018.
  26. Oman Sukmana, “Konsep dan Desain Negara Kesejahteraan (welfare state)”, Jurnal Sospol, Vol 2 No.1 , Desember 2016.
  27. Peraturan Perundang-undangan
  28. Undang-Undang Dasar 1945.
  29. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2016 tentang Paten.