Main Article Content
Abstract
The study starts from the perception established in Cirebon society regarding ex-husbands bringing back their belongings during a divorce. The discussion focuses on the impact of the meanings of ‘digawa’ and ‘kegawa’ on the handover tradition of the bride and groom in Cirebon on divorce. Not much is known, the meaning of ‘digawa’ and ‘kegawa’ at the handover ceremony of the bride and groom turns out to show a marriage agreement, the legal consequences of which can be seen at the time of a divorce. A qualitative study with the perspective of ‘digawa’ and ‘kegawa’ with a marriage agreement on the handover tradition of the bride and groom. The discussion of the meanings of ‘digawa’ and ‘kegawa’ found the basis for justification for the actions of the ex-husband, bringing back the luggage when it was given at the handover ceremony of the bride and groom, the comments that occurred, showed limited knowledge of the handover tradition of the bride and groom which contained a marriage agreement. Likewise, with its legal position, there are no deviations from the marriage agreement which are concluded in the meaning of ‘digawa’ and ‘kegawa’.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
- REFERENCES
- Anonime. ‘Ragam Unik Prosesi Pernikahan Adat Cirebon, Jawa Barat’. Mahligai the Beauty of Indonesia. 11 July 2017. https://mahligai-indonesia.com/featured/keunikan-pernikahan-adat-cirebon-4333.
- Arief, Hanafi. ‘Perjanjian Dalam Perkawinan (Sebuah Telaah Terhadap Hukum Positif Indonesia)’. Al’Adl IX, no. 2 (2017): 151–72. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31602/al-adl.v9i2.935.
- Arkali. ‘Memaknai Serah Terima Calon Pengantin Dalam Tradisi Timbal Balik Pertanyaan Kedua Keluarga Calon Pengantin’. 2020.
- Asmaniar, Asmaniar. ‘Perkawinan Adat Minangkabau’. Binamulia Hukum 7, no. 2 (2018): 131–40. https://doi.org/10.37893/jbh.v7i2.23.
- Aziz, Erwati, Mohammad Dzofir, and Aris Widodo. ‘The Acculturation of Islam and Customary Law: An Experience of Minangkabau, Indonesia’. Qudus International Journal of Islamic Studies 8, no. 1 (2020): 131–60. https://doi.org/10.21043/QIJIS.V8I1.7197.
- Bilung, Parsi. ‘Kedudukan Hukum Perkawinan Adat Dayak Lundayeh Dalam Hukum Perkawinan Nasional’. Akta Yudisia 3, no. 2 (2018): 56–76. http://jurnal.borneo.ac.id/index.php/aktayudisia/article/view/1552/pdf.
- Capra, Frijof. The Turning Point: Sciene, Society and The Rissing Culture Terj. Titik Balik Peradaban: Sains, Masyarakat Dan Kebangkitan Budaya. Edited by M.Thoyibi (UMS). 1st ed. Yogyakarta: PT. Bentang Pustaka, 1997.
- Chaer, Abdul, and Liliana Muliastuti. Makna Dan Semantik, 2014. http://repository.ut.ac.id/4770/1/PBIN4215-M1.pdf.
- Dahlan, Ahmad, and Firdaus Albar. ‘Perjanjian Pranikah: Solusi Bagi Wanita’. Yinyang: Jurnal Studi Gender Dan Anak 3, no. 1 (2008): 140–51. http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/yinyang/article/view/193/163.
- Edlynafitri, Rahmadika Sefira. ‘Pemisahan Harta Melalui Perjanjian Kawin Dan Akibat Hukumnya Terhadap Pihak Ketiga’. Lex Privatum III, no. 1 (2015): 110–23. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexprivatum/article/view/7031/6542.
- Erliyani, Rahmida, and Fatma Surah. Aspek Hukum Perjanjian Perkawinan. Edited by Diana Rahmawati. K-Media. Yogyakarta: K-Media, 2016.
- Faisal, Jamaluddin, Ahmad Tholabi Kharlie, and Achmad Cholil. ‘Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia’. AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah 20, no. 1 (2020): 97–114. https://doi.org/10.15408/ajis.v20i1.16188.
- Gilissen, John, and Frit Gorle. Historische Inleiding Tot Het Rech Terj. Sejarah Hukum-Suatu Pengantar. Edited by Aep Gunarsa. 1st ed. Bandung: PT. Refika Aditama, 2005.
- Gumiandari, Septi, and Ilham Nafi’a. ‘The Role of Cirebon Women Ulama in Countering Religious Radicalism’. Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS) 8, no. 1 (2020): 33–64. https://doi.org/10.21043/qijis.v8i1.6430.
- Hamamah, Fatin, and Sarip. ‘Optimalisasi Lembaga Adat Desa Meneguhkan Konstitusionalisme’. Pagaruyuang Law Journal 2, no. 2 (2019): 163–80. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/pagaruyuang.
- Harefa, Billy Dicko Stepanus, and Tuhana. ‘Kekuatan Hukum Perjanjian Lisan Apabila Terjadi Wanprestasi (Studi Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta Nomor 44/PDT.G/2015/PN.YYK)’. Privat Law IV, no. 2 (2016): 113–22.
- Hastuti, Erni, and Teddy Oswari. ‘Budaya Pernikahan Masyarakat Minang Rantau Di Jakarta’. Jurnal Universitas Gunadarma 10, no. 8 (2016): 1–11.
- Ibrahim, Johnny. Teori & Metode Penelitian Hukum Normatif. Edited by Setiyono Wahyudi. Revisi. Mlang: Bayumedia Publishing, 2008.
- Ishom, Muhammad. ‘The Callenging Role of Penghulu AndMarriage Administrators in Border Areas of Indonesia: Entikong and Sekayam, West Kalimantan’. Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah 19, no. 2 (2019): 391–410. https://doi.org/https://doi.org/10.15408/ajis.v19i2.13178.
- Karim, Maizar. ‘Seloko Adat Ular Antar Serah Terima Adat Pada Pernikahan Adat Melayu Jambi: Kajian Bentuk Dan Fungsi’. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra 6, no. 2 (2017): 1–21. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/pena.v7i1.4365.
- Mardani. Hukum Keluarga Islam Di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2016.
- Mustofa, Misbah Zainul. Ihya ’Ulumuddin Menuju Filsafat Ilmu Dan Kesucian Hati Dibidang Insan Ihsan. Gresik: CV. Bintang Pelajar, n.d.
- Naafs, Suzanne, and Ben White. ‘Generasi Antara : Refleksi Tentang Studi Pemuda Indonesia * Pemuda Sebagai Generasi Orang Muda Adalah Aktor Kunci Dalam’. Jurnal Studi Pemuda I, no. 2 (2012): 89–106. https://journal.ugm.ac.id/jurnalpemuda/article/viewFile/32063/19387.
- Nurdiyanawati, Lisa Wage, and Siti Hamidah. ‘Batasan Perjanjian Perkawinan Yang Tidak Melanggar Hukum, Agama, Dan Kesusilaan’. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan 4, no. 1 (2019): 101–8. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/um019v4i1p101-108.
- Pide, A. Suriyaman Mustari. Hukum Adat Dahulu Kini Dan Akan Datang. 1st ed. jakarta: Kencana, 2014.
- Pratama, Bayu Ady, and Novita Wahyuningsih. ‘Pernikahan Adat Jawa Di Desa Nengahan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten’. Haluan Sastra Budaya 2, no. 1 (2018): 19. https://doi.org/10.20961/hsb.v2i1.19604.
- Rahardjo, Satjipto. Ilmu Hukum. Bandung: Penerbit PT Citra Aditya Bakti, 2000.
- Rahmawati, St. ‘Mainstreaming of Gender Equality in Islamic Family Law: Opportunities and Challenges’. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 4, no. 2 (2020): 360–74. https://doi.org/10.22373/sjhk.v4i2.8110.
- Rosdiana, Ummu Hanah Yusuf Saumin, and Masayu Mashita Maisarah. ‘Rosdiana, Ummu Hanah Yusuf Saumin, & Masayu Mashita Maisarah’. Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah 19, no. 1 (2019): 81–96. https://doi.org/https://doi.org/10.15408/ajis.v19i1.11710.
- Santoso. ‘Hakekat Perkawinan Menurut Undang-Undang Perkawinan, Hukum Islam Dan Hukum Adat’. Yudisia 7, no. 2 (2016): 412–34. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/yudisia.v7i2.2162.
- Sarip, Diana Fitriana, Elya Kusuma Dewi. ‘Mendudukan Fatwa Mejelis Ulama Indonesia Sebagai Doktrin Perundang-Undangan’. Journal Legislasi Indonesia 16, no. 3 (2019): 289–98. https://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/513/pdf.
- Sarip. ‘Serah Terima Pernikahan Di Desa Sidawangi’. Cirebon, 2018.
- ———. ‘Wawancara Dengan Arkali Sebagai Sesepuh Yang Melakukan Acara Serah Terima Calon Pengantin Di Cirebon’. 2018.
- ———. ‘Wawancara Dengan Asmirah Sebagai Mantan Kepala Desa Sidwangi Di Cirebon Pada Acara Serah Terima Pada Tahun 2020’. 2020.
- ———. ‘Wawancara Dengan Robi Sesepuh Di Kelurahan Sumber Kabupaten Cirebon’. Cirebon: Cirebon, 2020.
- ———. ‘Wawancara Dengan Sadli Pemuda Yang Kesehariannya Sebagai Petani’. 2020.
- ———. ‘Wawancara Dengan Salika Dalam Menanggapi Keberadaan Aturan-Aturan Kebiasaan Yang Dikesampingkan Kaum Muda’. 2020.
- Sonata, Depri Liber. ‘Metode Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris: Karakteristik Khas Dari Metode Meneliti Hukum’. Fiat Justisia 8, no. 1 (2015): 15–35. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no1.283.
- Subekti, and R. Tjitrosudibio. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek) Dengan Tambahan Undang-Undang Pokok Agraria Dan Undang-Undang Perkawinan. Duapuluh d. Jakarkat: PT. Pradnya Paramita, 1996.
- Sugiono. Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2009.
- Suhartini, and Syandi Rama Sabekti. ‘Perjanjian Perkawinan Perampam Dene Dalam Adat Gayo Ditinjau Dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Dan Hukum Islam’. Masalah-Masalah Hukum 48, no. 2 (2019): 224–43. https://doi.org/10.14710/mmh.48.2.2019.224-232.
- Tim Redaksi Kamus Bahasa Indonesia. ‘Kamu Bahasa Indonesia’. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
- Tuner, Bryan S. Agama Dan Teori Sosial Rangka Pikir Sosiolog Dalam Membaca Eksistensi Tuhan Di Antara Gelegar Ideologi-Ideologi Kontemporer. Edited by Inyiak Ridwan Muzir. 2nd ed. Yogyakarta: IRCiSoD, 2003.
- Wardiono, Kelik, and Khudzaifah Dimyati. Metode Penelitian Hukum. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta Press, 2004.
- Yasa, Putu Astika, and Made Subawa. ‘Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XII/2015 Tentang Perjanjian Kawin’. Kertha Semaya : Journal Ilmu Hukum 7, no. 12 (2019): 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/KM.2019.v07.i02.p11.
References
REFERENCES
Anonime. ‘Ragam Unik Prosesi Pernikahan Adat Cirebon, Jawa Barat’. Mahligai the Beauty of Indonesia. 11 July 2017. https://mahligai-indonesia.com/featured/keunikan-pernikahan-adat-cirebon-4333.
Arief, Hanafi. ‘Perjanjian Dalam Perkawinan (Sebuah Telaah Terhadap Hukum Positif Indonesia)’. Al’Adl IX, no. 2 (2017): 151–72. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31602/al-adl.v9i2.935.
Arkali. ‘Memaknai Serah Terima Calon Pengantin Dalam Tradisi Timbal Balik Pertanyaan Kedua Keluarga Calon Pengantin’. 2020.
Asmaniar, Asmaniar. ‘Perkawinan Adat Minangkabau’. Binamulia Hukum 7, no. 2 (2018): 131–40. https://doi.org/10.37893/jbh.v7i2.23.
Aziz, Erwati, Mohammad Dzofir, and Aris Widodo. ‘The Acculturation of Islam and Customary Law: An Experience of Minangkabau, Indonesia’. Qudus International Journal of Islamic Studies 8, no. 1 (2020): 131–60. https://doi.org/10.21043/QIJIS.V8I1.7197.
Bilung, Parsi. ‘Kedudukan Hukum Perkawinan Adat Dayak Lundayeh Dalam Hukum Perkawinan Nasional’. Akta Yudisia 3, no. 2 (2018): 56–76. http://jurnal.borneo.ac.id/index.php/aktayudisia/article/view/1552/pdf.
Capra, Frijof. The Turning Point: Sciene, Society and The Rissing Culture Terj. Titik Balik Peradaban: Sains, Masyarakat Dan Kebangkitan Budaya. Edited by M.Thoyibi (UMS). 1st ed. Yogyakarta: PT. Bentang Pustaka, 1997.
Chaer, Abdul, and Liliana Muliastuti. Makna Dan Semantik, 2014. http://repository.ut.ac.id/4770/1/PBIN4215-M1.pdf.
Dahlan, Ahmad, and Firdaus Albar. ‘Perjanjian Pranikah: Solusi Bagi Wanita’. Yinyang: Jurnal Studi Gender Dan Anak 3, no. 1 (2008): 140–51. http://ejournal.iainpurwokerto.ac.id/index.php/yinyang/article/view/193/163.
Edlynafitri, Rahmadika Sefira. ‘Pemisahan Harta Melalui Perjanjian Kawin Dan Akibat Hukumnya Terhadap Pihak Ketiga’. Lex Privatum III, no. 1 (2015): 110–23. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexprivatum/article/view/7031/6542.
Erliyani, Rahmida, and Fatma Surah. Aspek Hukum Perjanjian Perkawinan. Edited by Diana Rahmawati. K-Media. Yogyakarta: K-Media, 2016.
Faisal, Jamaluddin, Ahmad Tholabi Kharlie, and Achmad Cholil. ‘Pre-Marriage Course in Indonesia and Malaysia’. AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah 20, no. 1 (2020): 97–114. https://doi.org/10.15408/ajis.v20i1.16188.
Gilissen, John, and Frit Gorle. Historische Inleiding Tot Het Rech Terj. Sejarah Hukum-Suatu Pengantar. Edited by Aep Gunarsa. 1st ed. Bandung: PT. Refika Aditama, 2005.
Gumiandari, Septi, and Ilham Nafi’a. ‘The Role of Cirebon Women Ulama in Countering Religious Radicalism’. Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS) 8, no. 1 (2020): 33–64. https://doi.org/10.21043/qijis.v8i1.6430.
Hamamah, Fatin, and Sarip. ‘Optimalisasi Lembaga Adat Desa Meneguhkan Konstitusionalisme’. Pagaruyuang Law Journal 2, no. 2 (2019): 163–80. https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/pagaruyuang.
Harefa, Billy Dicko Stepanus, and Tuhana. ‘Kekuatan Hukum Perjanjian Lisan Apabila Terjadi Wanprestasi (Studi Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta Nomor 44/PDT.G/2015/PN.YYK)’. Privat Law IV, no. 2 (2016): 113–22.
Hastuti, Erni, and Teddy Oswari. ‘Budaya Pernikahan Masyarakat Minang Rantau Di Jakarta’. Jurnal Universitas Gunadarma 10, no. 8 (2016): 1–11.
Ibrahim, Johnny. Teori & Metode Penelitian Hukum Normatif. Edited by Setiyono Wahyudi. Revisi. Mlang: Bayumedia Publishing, 2008.
Ishom, Muhammad. ‘The Callenging Role of Penghulu AndMarriage Administrators in Border Areas of Indonesia: Entikong and Sekayam, West Kalimantan’. Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah 19, no. 2 (2019): 391–410. https://doi.org/https://doi.org/10.15408/ajis.v19i2.13178.
Karim, Maizar. ‘Seloko Adat Ular Antar Serah Terima Adat Pada Pernikahan Adat Melayu Jambi: Kajian Bentuk Dan Fungsi’. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra 6, no. 2 (2017): 1–21. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/pena.v7i1.4365.
Mardani. Hukum Keluarga Islam Di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2016.
Mustofa, Misbah Zainul. Ihya ’Ulumuddin Menuju Filsafat Ilmu Dan Kesucian Hati Dibidang Insan Ihsan. Gresik: CV. Bintang Pelajar, n.d.
Naafs, Suzanne, and Ben White. ‘Generasi Antara : Refleksi Tentang Studi Pemuda Indonesia * Pemuda Sebagai Generasi Orang Muda Adalah Aktor Kunci Dalam’. Jurnal Studi Pemuda I, no. 2 (2012): 89–106. https://journal.ugm.ac.id/jurnalpemuda/article/viewFile/32063/19387.
Nurdiyanawati, Lisa Wage, and Siti Hamidah. ‘Batasan Perjanjian Perkawinan Yang Tidak Melanggar Hukum, Agama, Dan Kesusilaan’. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan 4, no. 1 (2019): 101–8. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/um019v4i1p101-108.
Pide, A. Suriyaman Mustari. Hukum Adat Dahulu Kini Dan Akan Datang. 1st ed. jakarta: Kencana, 2014.
Pratama, Bayu Ady, and Novita Wahyuningsih. ‘Pernikahan Adat Jawa Di Desa Nengahan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten’. Haluan Sastra Budaya 2, no. 1 (2018): 19. https://doi.org/10.20961/hsb.v2i1.19604.
Rahardjo, Satjipto. Ilmu Hukum. Bandung: Penerbit PT Citra Aditya Bakti, 2000.
Rahmawati, St. ‘Mainstreaming of Gender Equality in Islamic Family Law: Opportunities and Challenges’. Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 4, no. 2 (2020): 360–74. https://doi.org/10.22373/sjhk.v4i2.8110.
Rosdiana, Ummu Hanah Yusuf Saumin, and Masayu Mashita Maisarah. ‘Rosdiana, Ummu Hanah Yusuf Saumin, & Masayu Mashita Maisarah’. Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah 19, no. 1 (2019): 81–96. https://doi.org/https://doi.org/10.15408/ajis.v19i1.11710.
Santoso. ‘Hakekat Perkawinan Menurut Undang-Undang Perkawinan, Hukum Islam Dan Hukum Adat’. Yudisia 7, no. 2 (2016): 412–34. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/yudisia.v7i2.2162.
Sarip, Diana Fitriana, Elya Kusuma Dewi. ‘Mendudukan Fatwa Mejelis Ulama Indonesia Sebagai Doktrin Perundang-Undangan’. Journal Legislasi Indonesia 16, no. 3 (2019): 289–98. https://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/view/513/pdf.
Sarip. ‘Serah Terima Pernikahan Di Desa Sidawangi’. Cirebon, 2018.
———. ‘Wawancara Dengan Arkali Sebagai Sesepuh Yang Melakukan Acara Serah Terima Calon Pengantin Di Cirebon’. 2018.
———. ‘Wawancara Dengan Asmirah Sebagai Mantan Kepala Desa Sidwangi Di Cirebon Pada Acara Serah Terima Pada Tahun 2020’. 2020.
———. ‘Wawancara Dengan Robi Sesepuh Di Kelurahan Sumber Kabupaten Cirebon’. Cirebon: Cirebon, 2020.
———. ‘Wawancara Dengan Sadli Pemuda Yang Kesehariannya Sebagai Petani’. 2020.
———. ‘Wawancara Dengan Salika Dalam Menanggapi Keberadaan Aturan-Aturan Kebiasaan Yang Dikesampingkan Kaum Muda’. 2020.
Sonata, Depri Liber. ‘Metode Penelitian Hukum Normatif Dan Empiris: Karakteristik Khas Dari Metode Meneliti Hukum’. Fiat Justisia 8, no. 1 (2015): 15–35. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no1.283.
Subekti, and R. Tjitrosudibio. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Burgerlijk Wetboek) Dengan Tambahan Undang-Undang Pokok Agraria Dan Undang-Undang Perkawinan. Duapuluh d. Jakarkat: PT. Pradnya Paramita, 1996.
Sugiono. Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2009.
Suhartini, and Syandi Rama Sabekti. ‘Perjanjian Perkawinan Perampam Dene Dalam Adat Gayo Ditinjau Dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Dan Hukum Islam’. Masalah-Masalah Hukum 48, no. 2 (2019): 224–43. https://doi.org/10.14710/mmh.48.2.2019.224-232.
Tim Redaksi Kamus Bahasa Indonesia. ‘Kamu Bahasa Indonesia’. Jakarta: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, 2008.
Tuner, Bryan S. Agama Dan Teori Sosial Rangka Pikir Sosiolog Dalam Membaca Eksistensi Tuhan Di Antara Gelegar Ideologi-Ideologi Kontemporer. Edited by Inyiak Ridwan Muzir. 2nd ed. Yogyakarta: IRCiSoD, 2003.
Wardiono, Kelik, and Khudzaifah Dimyati. Metode Penelitian Hukum. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta Press, 2004.
Yasa, Putu Astika, and Made Subawa. ‘Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU-XII/2015 Tentang Perjanjian Kawin’. Kertha Semaya : Journal Ilmu Hukum 7, no. 12 (2019): 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.24843/KM.2019.v07.i02.p11.