Articles
Notary's Obligations in Maintaining the Confidentiality of Deeds in Indonesia and in the state of California, United States
Abstract
Maintaining deed confidentiality is essential for notaries, providing legal protection and preserving public trust in the profession. Violations of confidentiality can harm the parties involved and damage the integrity of the notarial institution, underscoring the need for strict adherence to confidentiality obligations by notaries. This study analyzes notarial authority in Indonesia and the United States, focusing on confidentiality obligations for deeds and the legal consequences of their violation. This research highlights comparison between the powers of notaries in Indonesia and the United States. This study uses a normative juridical method with a statutory approach, drawing data from a literature study of primary, secondary, and tertiary legal materials. The authority and responsibilities of notaries in Indonesia are regulated in the Notary Law, which establishes as public officials with the task of making authentic deeds and maintaining their confidentiality, including minutes, copies, and related information, unless otherwise specified by law or the Notary Honorary Council. In the United States, although not federally regulated, notaries are still bound by ethics codes and state laws to maintain the privacy of client documents and securely maintain journals.
- confidentiality
- deed
- Notary
Keywords
References
- Afif, Rifandika Naufal, Dita Elvia Kusuma Putri, and Andi Muh Ihsan. “Akibat Hukum bagi Notaris terhadap Penyalahgunaan Keadaan dalam Pembuatan Akta Autentik.” Jurnal Ilmu Kenotariatan 5, no. 1 (2024): 45–61.
- Ardianta, I Gusti Made, Aris Munanda, and Djumardin. “Analisis Yuridis Hak Ingkar Notaris terhadap Kerahasiaan Isi Minuta Akta Notaris Berdasarkan UUJNP dan Kode Etik Notaris.” Jurnal Risalah Kenotariatan 4, no. 2 (2023).
- Arisaputra, Muhammad Ilham. “Kewajiban Notaris dalam Menjaga Kerahasiaan Akta dalam Kaitannya dengan Hak Ingkar Notaris.” Perspektif: Kajian Masalah dan Pembangunan 17, no. 3 (2012): 64.
- Arsy, Eudea Adeli, Hanif Nur Widhiyanti, and Patricia Audrey Ruslijanto. “Tanggung Jawab Notaris Terhadap Akta yang Cacat Hukum dan Tidak Sesuai dengan Ketentuan Pembuatan Akta dalam Undang-Undang Jabatan Notaris.” Jurnal Bina Mulia Hukum 6, no. 1 (2021): 130–40.
- Closewise. “Safeguarding Client Trust in Notarial Practices.” Accessed July 20, 2025. https://closewise.com/safeguarding-client-trust-in-notarial-practices/.
- Darwin, Merah, Adnan Hamid, and Tetty Samosir. “Penerapan Prinsip Kehati-Hatian dalam Pembuatan Akta Jual Beli oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Berdasarkan Fakta Materiil.” Studi Kasus Putusan Nomor 248/Pid.B/2022/PN Jkt Brt 6, no. 4 (2025).
- Erliyani, Rahmida, Muhammad Hadin Muhjad, and Lia Audia Puspita. “Kewajiban untuk Menjaga Kerahasiaan Akta oleh Notaris dan Karyawan Notaris dalam Perspektif Hukum.” Jurnal Hukum dan Kenotariatan 5, no. 1 (2021): 1–17.
- Ferryanto, Justitia, Winsherly Tan, and Lu Sudirman. “Potensi dan Tantangan Hukum Digitalisasi Layanan Kenotariatan: Analisis Komparatif Indonesia dan Amerika Serikat.” Jurnal Mediasas: Media Ilmu Syari’ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah 7, no. 2 (2024): 306–26.
- Gusarov, Kostiantyn, Olena Oleksandrivna Shchokina, Iryna Mykolayivna Cherevatenko, Olena Viktorivna Kolisnyk, and Yana Leonidivna Kolomiets. “Preventive Function of a Notary in the Legal System of Society.” Documenta et Instrumenta 2, no. 1 (2023): 111–26. https://doi.org/10.5209/docu.88106.
- Hakim, Fadilhamzah Zikril, Syofirman Syofyan, and Yussy Adelina Mannas. “Kepastian Hukum bagi Pegawai Notaris dalam Menjaga Kerahasiaan Isi Akta Notaris.” Unes Law Review 7, no. 3 (2025): 1073.
- Koampa, Janniffer Finlandia. “Pertanggungjawaban Notaris terhadap Kesalahan Pembuatan Akta Menurut Undang-Undang No. 2 Tahun 2014.” Lex Privatum 13, no. 5 (2024).
- Kristinic, Dalibor, and Sara Zarubica. “Enforcement of Public Notary Documents.” Law Theory & Practice, no. 38 (2021): 42.
- Latorre, Sergio. “The Place of the Public Notary: How the Engine of the Capitalist State Operates through Material and Legal Arrangements.” Environment and Planning C: Politics and Space 42, no. 3 (2024): 401–16.
- “Legal Information Institute, ‘Notary,’ Cornell Law School.” Accessed July 20, 2025. https://www.law.cornell.edu/wex/notary.
- Lubis, Mhd Teguh Syuhada, Rayani Saragih, Ida Hanifah, Ismail Koto, and John Tumba Jacob. “The Criminal Law Policy on the General Election System in Indonesia.” Jurnal Dinamika Hukum 23, no. 3 (December 30, 2023): 587. https://doi:10.20884/1.jdh.2023.23.3.3782.
- Machmud, A, and M Muktar. “Tanggung Gugat Notaris atas Kelalaian dalam Membuat Akta Perjanjian Kredit Bank.” Jurnal Justice Aswaja 1, no. 1 (2022): 66–77.
- Makhkamov, Eldor. “Regulation of Private Notary Activities Additional Mechanisms.” Science and Innovation in The Education System 4, no. 8 (2025): 144–47.
- Mydianto, Sabrina Hadiyan, and Tiurma Mangihut Pitta Allagan. “Perjanjian Pemeliharaan Anak yang Dibuat di Illinois (Putusan Mahkamah Agung No. 2021 K/PDT/2020) dan Kemungkinan Memperjanjikan Pemeliharaan Anak dalam Akta Otentik oleh Notaris.” Indonesian Notary 3, no. 3 (2021): 1–23.
- Nizwana, Y, and Y Fransiska Duri. “Tanggung Jawab Notaris terhadap Legalisasi dan Waarmeking Akta di Bawah Tangan Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris.” Jurnal Sarak Mangato Adat Mamakai 5, no. 2 (2020): 19–27. https://doi.org/10.36665/sarmada.v5i2.157.
- Notary New York. “A Notary and Confidentiality.” Accessed July 20, 2025. https://www.notarynewyork.org/a-notary-and-confidentiality/.
- Nugraha, Putu Putri, and I Nyoman Bagiastra. “Perlindungan Hukum Pegawai Notaris sebagai Saksi Akta Otentik dalam Proses Peradilan terkait Kerahasiaan Akta Otentik.” Jurnal Kertha Semaya 10, no. 7 (2022): 154.
- Nurafifah, Raden Ajeng Herning. “Pengakuan Notaris sebagai Officium Nobile dari Negara dan Implikasinya dalam Praktik Kenotariatan di Indonesia.” Universitas Islam Indonesia, 2024.
- Nurliyantika, Rizka, Ros Amira bt Mohd Ruslan, Iza Rumesten, Muhammad Syahri Ramadhana, and Neisa Angrum Adistia. “Studi Komparasi Tugas dan Wewenang Notaris di Indonesia dan Malaysia.” Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan 11, no. 2 (2022): 190. https://doi:https://doi.org/10.28946/rpt.v11i2.2471.
- Oktavi, Nasya. “Peran Notaris dalam Pembuatan Kontrak Jual Beli yang Berlegalitas Ditinjau dari Perspektif Hukum Positif.” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik 2, no. 1 (2025): 471–79.
- Poetra, Dewatoro Suryaningrat, Fendi Setyawan, and Bhim Prakorso. “Perbandingan Hukum Tugas dan Kewenangan Notaris di Negara dengan Sistem Hukum Civil Law dan Common Law.” As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga 6, no. 3 (2024): 1465–77. https://doi.org/10.47476/assyari.v6i3.6796.
- Portuna, Caroline Dewi. “Perbandingan Hukum Perjanjian Menurut Sistem Hukum Civil Law dan Common Law: Suatu Perbandingan antara Indonesia dan Amerika.” Media Hukum Indonesia (MHI) 2, no. 2 (2024).
- Prianto, Agung, Anriz Nazaruddin Halim, and Yudha Cahya Kumala. “Kepastian Hukum Kekuatan Akta Otentik terhadap Para Penghadap yang Mengandung Klausula Eksonerasi Dikaitkan dengan Tanggung Jawab Notaris.” Sentri: Jurnal Riset Ilmiah 3, no. 3 (2024): 1191–99. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i3.2404.
- Primadani, Ni Ketut Indah, and Aris Munandar. “Comparison of Legal Authority of Notary and Electronic Signature Validity in Indonesia and the United States of America.” Traektoriâ Nauki Path of Science 9, no. 1 (2023): 3023–30.
- Putra, I Kadek Agus Satria Darma. “Pertanggungjawaban Notaris Secara Perdata terhadap Pembuatan Minuta Akta Akibat Penyalahgunaan Keharasiaan Minuta Akta oleh Mantan Pekerjanya.” Jurnal Indonesian Notary 3, no. 2 (2021): 334.
- Rahman, Eli, and Agus Iman Perkasa. “Perlindungan Hukum bagi Notaris dalam Menerapkan Prinsip Mengenali Pengguna Jasa.” Jurnal Global Ilmiah 2, no. 9 (2025): 678.
- Riansyah, Rifqi Mufid, and Disriani Latifah Soroinda. “Perbandingan Profesi Notaris dan Implementasi Jurnal Notaris di Negara Bagian New York dan Protokol Notaris di Indonesia dalam Era Reformasi Teknologi.” PALAR (Pakuan Law Review) 10, no. 2 (2024): 43–66. https://doi.org/10.33751/palar.v10i2.
- Sakinah, Sarah, and Yoni Agus Setyono. “Tanggung Jawab Perdata Profesi Notaris dalam Penerapan Asas Kerahasiaan.” Jurnal Kertha Semaya 10, no. 5 (2022): 1193–1206.
- Talango, A. Asfariyani, Roy Marthen Moonti, and Ibrahim Ahmad. “Etika Profesi Notaris dalam Perspektif Hukum.” Sosial Simbiosis: Jurnal Integrasi Ilmu Sosial dan Politik 2, no. 4 (2025): 77–78.
- Taliwongso, Candella Angela Anatea. “Kedudukan Akta Otentik sebagai Alat Bukti dalam Persidangan Perdata Ditinjau dari Pasal 1870 KUH Perdata (Studi Kasus Putusan Nomor 347/Pdt.G/2012/PN.Mdn).” Lex Administratum 10, no. 2 (2022).
- Taofik, Tresta Viana Dhiya Ulhaq, and Mohamad Fajri Mekka Putra. “Tanggung Jawab Notaris terhadap Akta Autentik yang Dibatalkan oleh Pengadilan atas Permintaan Para Pihak.” Syntax Idea 5, no. 9 (2023): 1195–1204. https://doi.org/10.46799/syntaxidea.v5i7.2416.
- Yato, Kanisius Ronaldo, Kurniawan, and Salim H. Sidik. “Authority of Remote Online Notary in Making Notarial Deeds: Comparative Study of the United States Federal Law and the States of Texas and Indonesia.” Path of Science 11, no. 6 (2025): 6001–7.
- Victor D. Lopez, “When Legal Systems Clash: Why Foreign-Born Residents Fall Prey to Unscrupulous Notaries Public and What Should Be Done to Prevent It,” New England Journal of Legal Studies 44 (2024): 1.
- Wardhani, Lita Tyesta Addy Listya, Muhammad Dzikirullah H. Noho, and Aga Natalis, "The Adoption of Various Legal Systems in Indonesia: an Effort to Initiate the Prismatic Mixed Legal Systems, Cogent Social Sciences 8, no. 1 (2022): 2104710.
License
Copyright (c) 2026 I Made Mulyawan Subawa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



