Analisis Yuridis Pengaruh Penebangan Liar terhadap Perubahan Iklim dalam Perspektif Hukum Nasional dan Internasional
Main Article Content
Abstract
Penebangan liar merupakan salah satu penyebab deforestasi dan berdampak signifikan terhadap kerusakan hutan serta mempercepat pemanasan global berpengaruh pada perubahan iklim. Penelitian ini mengkaji dampak penebangan liar terhadap sumber daya kehutanan dan perubahan iklim; peran hukum nasional dan internasional dalam pencegahannya; serta kolaborasi keduanya dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Metode yang digunakan adalah analisis yuridis normatif dengan pendekatan peraturan nasional seperti Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta instrumen internasional seperti Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (UNFCCC), Protokol Kyoto dan Persetujuan Paris (Paris Agrement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penebangan liar mengurangi kapasitas serapan karbon hutan, memperparah emisi gas rumah kaca, serta melemahkan perlindungan hak atas lingkungan hidup yang sehat. Penegakan hukum yang efektif diwujudkan melalui kolaborasi antara integrasi hukum nasional dengan komitmen hukum internasional seperti REDD+, ratifikasi Paris Agreement, dan penguatan penegakan hukum berbasis prinsip keberlanjutan dan partisipasi.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.