The Practice of Parental Inheritance Distribution in West Java in Relation to Islamic Law
Abstract
In general, the parental indigenous people in West Java, especially the Banceuy Traditional Village, the majority of the population is Muslim, but in practice the distribution of inheritance still uses customary law. The purpose of this study is to obtain an overview of the practice of inheritance distribution of the Banceuy Traditional Village community in terms of Islamic law and to obtain a response to the obstacles that occur in the practice of inheritance distribution from the indigenous community. This research method uses a juridicalnormative approach study method. Specifications This study is descriptive-analytical. The research stage is literature and field studies. The data analysis method in this study is a qualitative juridical analysis method, because the data obtained through field research and literature research are arranged systematically. Based on the results of research by Banceuy Traditional Village in the practice of dividing inheritance using customary law, so that it has several differences in its inheritance law system with the Islamic legal system and dispute resolution in the inheritance law of indigenous peoples when related to the application of customary law and Islamic law, namely the principle of consensus deliberation and the principle of justice in accordance with customary law and Islamic law.
References
Al-Qur’an
Hadist
Buku
Ali Al-Sabouni, Muhammad. (2005). Hukum Kewarisan. Jakarta: Printer, Publisher dan Distributor.
Ali, Zainuddin . (2006). Hukum Islam : Pengantar Ilmu Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika.
Al-Zuhaili, Wahbah. (1986). Ushul Fiqh Al-Islami. Damaskus: Darul Fikr.
Arief, Saifuddin. (2008). Praktik Pembagian Harta Peninggalan Berdasarkan Hukum Waris Islam. Jakarta: Darunnajah Publishing.
Basiq Djalil, A .(2010). Ilmu Ushul Fiqh (satu dan dua), Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Haar, Ter. (2001). Asas-Asas Dan Susunan Hukum Adat (Beginselen En Stelsel Van Het Adatrecht), diterjemahkan oleh K.Ng. Soebakti Poesponoto. Jakarta: Pradnya Paramitha.
Kusumaatmadja, Mochtar. (1975). Pembinaan Hukum Dalam Rangka Pembangunan Nasional. Bandung: Bina Cipta.
Moechthar, Oemar. Perkembangan Hukum Waris. Jakarta: PT. Prenadamedia Group.
Muhammad, Bushar. (2006). Pokok-Pokok Hukum Adat. Jakarta: PT. Pradya Paramita
Pitlo, A (1994). Hukum Waris Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Belanda Terjemahan M. Isa Arief. Jakarta: PT. Intermasa.
Satrio, J. (1992). Hukum Waris. Bandung: Penerbit Alumni.
Sjadzali, Munawir. (1994). Landasan Pemikiran Politik Hukum Islam dalam Rangka Menentukan Peradilan Agama di Indonesia, dalam Djazuli, Beberapa Aspek Pengembangan Hukum Islam di Indonesia, dalam Hukum Islam di Indonesia Pemikiran dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suparman, Eman (2005). Hukum Waris Indonesia Dalam Perpektif Islam, Adat, dan BW. Bandung: Refika Aditama.
Soekanto, Soerjono. (2003). Hukum Adat Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Soeroso, R. (1993). Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.
Thalib, Sajuti. (1985). Receptio A Contrario Hubungan Hukum Islam dan Hukum Adat. Jakarta: Bima Aksara.
Yani, Achmad. (2016). Faraidh dan Mawaris Bunga Rampai Hukum Waris Islam. Jakarta: Prenadamedia.
Jurnal
Erdiansyah. (2021). Sistem Kewarisan Menurut Hukum Adat Masyarakat Suku Talang Mamak. Jurnal Ilmu Hukum, 10 (2).
Herawati, Andi. (2018). Dinamika Perkembangan Hukum Islam. Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. 4 (1).
Kusmayanti, Hazar et. al (2019). “Keabsahan Perkawinan Kuli Kawin di Desa Pamanukan Kabupaten Subang Dihubungkan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Hukum Islam”. Jurnal Fakultas Hukum Malikussaleh, 7(2),2.
Kusmayanti, Hazar et. al (2019). “Hak dan Kedudukan Cucu sebagai Ahli Waris Pengganti dalam Sistem Pembagian Waris ditinjau dari Hukum Waris Islam dan Kompilasi Hukum Islam”. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 19(1), 70.
Nasution, Adelina (2018). Pluralisme Hukum Waris Di Indonesia. Jurnal Al-Qadha, 5 (1), 20.
Nurhabibah. (2023). Kehidupan Sosial Budaya Kampung Adat Banceuy dalam Perspektif Agama Tahun 2000-2001. Jurnal Priangan, 2(1).
Sumber Lain
Pemerintah Kabupaten Subang. (2024). Letak Geografis. Availaible online from https://www.subang.go.id. (Diakses, 6 Februari 2024).
Wawancara dengan Bapak Odang selaku Warga Kampung Banceuy, 06 Februari 2024.
Copyright (c) 2024 Tyara Maharani Permadi, Djanuadi Djanuadi, Hazar Kusmayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



