LEGAL PROTECTION AGAINST DOMESTIC VIOLENCE IN CHILD MARRIAGE

  • Sonny Dewi Judiasih Faculty of Law, Padjadjaran University
  • Hazar Kusmayanti Faculty of Law, Universitas Padjadjaran
Keywords: children, marriage, domestic violence

Abstract

The aim of law enforcement is none other than to ensure that legal subjects obtain every right. One law enforcement that must be considered is in the field of family law in marriage law. Marriage of children under the age of 18 is vulnerable to domestic violence. This research will enforce legal protection against domestic violence in child marriages, whether legalized by the state or child marriages carried out through sirri marriages.. The method used is juridical qualitative with a descriptive approach and the data is processed in a qualitative juridical manner. The results of the study show that there are differences in the legal protection of victims of domestic violence in sirri child marriages. Legal child marriage and obtaining marriage dispensation can be protected by Law No. 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence and other relevant laws and regulations. Meanwhile, the protection of domestic violence in a sirri / unregistered child marriage can only be subject to the Criminal Code and Law No. 35 of 2014 concerning Child protection.

References

Book

Adami Chazawi, Pelajaran Hukum Pidana I Stelsel Pidana, Tindak Pidana, Teori-teori pemidanaan & Batas Berlakunya Hukum Pidana, Jakarta: PT Raja Grafindo Perada, 2010.

Dellyana, Shant, (1988) Konsep Penegakan Hukum. Yogyakarta: Liberty.

P.A.F. Lamintang, C. Djisman Samosir, (2009), Delik-delik Khusus, Tarsito, Bandung: Sinar Baru.

Satjipto Raharjo, (2000) Ilmu Hukum , Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.

Soerjono Soekamto dan Sri Mamudji, (2015) Penelitian Hukum Normatif, Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Sonny Dewi Judiasih dkk, (2018) Perkawinan Bawah Umur di Indonesia, Cet. I, Bandung: Refika Aditama.

Sonny Dewi Judiasih, Hazar Kusmayanti, Deviana Yuanitasari, (2021), Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Perspektif Nasional dan Global, Bandung: Unpad Press.

Wildiada Gunakarya, (2012) Kebijakan Kriminal Penanggulangan Tindak Pidana Pendidikan, Bandung: Alfabeta.

Journal

Agung Budi Santoso, (2019) “ Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap Perempuan: Perspektif Pekerjaan Sosial”, KOMUNITAS Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10, (1).

Dede Kania, Siti Nur Fatoni, Mochammad Rizky Afriansyah, Hazar Kusmayanti (2023), “Marriage Dispensation After the Decision of Constitutional Court Number 22/PUU-XV/2017”, Jurnal Hukum Islam, 19 (1).

Dewi Karya, (2013), “ Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga yang dilakukan Suami terhadap Isteri, DIH Jurnal Ilmu Hukum, 9 (17).

Edwin Manumpahi, Shirley Y.V.I. Goni, Hendrik W. Pongoh,(2016) “Kajian Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap Psikologi Anak di Desa Soakonora Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat”, e-jourvo Acta Diurna, 5 (1).

Hazar Kusmayanti, Dede Mulyanto, (2020), “ Problematics Culture of Child Marriage in Indramayu in a Legal and Cultural Presfective, Jurnal Pembaharuan Hukum”, 7(2).

Josua Otniel Sondakh Walangitan, (2020), “Sanksi Pidana dalam Pemberantasan Tindak Pidana Kekerasan Rumah Tangga yang Dilakukan Suami pada Isteri”, Lex Privatum 8 (1).

Khairiah Nafisah, Nursiti (2018), “Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga oleh Suami terhadap Istri”, JIM Bidang Hukum Pidana, 2 (3).

M. Guffar Harahap Muhammad Hizbullah, (2021), “Hukum: Justifikasi Sosial, Kontrol Sosial dan Engenering Sosial”, Taqnin: Jurnal Syariah dan Hukum, 3(2).

Muhamad Sadi Is, (2020), ”Kepastian Hukum terhadap Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup di Indonesia Kajian Putusan Nomor 24/Pdt.G/2015/PN.Plg”, Jurnal Yudisial, 13 (3).

Rita Serena Kolibonso, (2008), “Penegakan Hukum Kekerasan dalam Rumah Tangga”, Jurnal Legislasi Indonesia, 5 (3).

Rian Fauzi, (2020),” Perlindungan Hukum Korban Kekerasan Rumah Tangga dalam Perkawinan Sirri”, AKTUALITA, 3 (1).

Rita Serena Kolibonso, “Penegakan Hukum Kekerasan dalam Rumah Tangga”, Jurnal Legislasi Indonesia, 5 (3).

Rosma Alimi, Nunung Nurwati, (2021) “ Faktor Penyebab Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap Perempuan”, Jurnal Pengabdian dan Penelitian Kepada Masyarakat (JPPM), 2 (1).

Yunanto, (2019), “Penegakan Hukum Spiritual terhadap Pelanggaran dalam Hukum Keluarga”, Jurnal Hukum Progresif, 7 (1).

Legislation

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Other Sources

“Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia”, https://kejari-bangkabarat.go.id/2018 /04/12/perlindungan-hukum-terhadap-korban-kekerasan-dalam-rumah-tangga-dalam-sistem-peradilan-pidana-di-indonesia/

https://www.kpai.go.id/publikasi/pernikahan-dini-picu-kekerasan-dalam-rumah-tangga.

Mitra Perempuan, Catatan Kekerasan terhadap Perempuan & Layanan Women’s Crisis Centre: Laporan 2007.

Published
2024-05-31
How to Cite
Dewi Judiasih, S., & Kusmayanti, H. (2024). LEGAL PROTECTION AGAINST DOMESTIC VIOLENCE IN CHILD MARRIAGE. Jurnal Poros Hukum Padjadjaran, 5(2), 203-218. https://doi.org/10.23920/jphp.v5i2.1628