Articles
Penyediaan Listrik Bersih melalui Pembentukan BUOIKN sebagai Perwujudan Public Service Obligation di Ibu Kota Nusantara
Abstract
ABSTRAK
Pembangunan dan pengelolaan operasional Ibu Kota Nusantara (IKN) diarahkan untuk mencapai target bebas emisi sebagaimana tercantum dalam Nusantara Net Zero Emission 2045. Untuk mewujudkan target tersebut, penyediaan listrik bersih menjadi salah satu strategi utama dalam mendukung operasional kawasan serta pemenuhan kebutuhan masyarakat dan infrastruktur di wilayah IKN. Kebijakan penyediaan listrik bersih merupakan bentuk tanggung jawab negara sekaligus perwujudan Public Service Obligation (PSO) dalam menjamin kemanfaatan umum dan keberlanjutan lingkungan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2023 tentang Kewenangan Khusus Otorita Ibu Kota Nusantara, Otorita IKN memiliki kewenangan untuk menugaskan Badan Usaha Otorita IKN (BUOIKN) sebagai entitas khusus penyedia listrik bersih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi penyediaan listrik bersih dalam perspektif deep ecology serta pengaturan BUOIKN sebagai penyelenggara PSO di sektor energi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan BUOIKN memiliki peran strategis dan memerlukan penguatan regulasi melalui peraturan presiden sebagai dasar hukum khusus.
Kata kunci: badan usaha otorita ibu kota nusantara; listrik bersih; public service obligation.
ABSTRACT
In the development and operational management of the Nusantara Capital City (IKN), the Government of Indonesia has committed to achieving net-zero emissions as outlined in the Nusantara Net Zero Emission 2045 agenda. To realize this target, the government must implement capital city operations that prioritize environmental conservation and sustainable development. One of the key strategies is the provision of clean electricity for communities as well as public and private infrastructure within IKN. This policy reflects the state’s responsibility and represents the implementation of the Public Service Obligation (PSO) in ensuring public welfare and sustainable environmental management. Based on Government Regulation Number 27 of 2023 concerning the Special Authority of the Nusantara Capital Authority, the Authority is empowered to assign the Nusantara Capital Authority Business Entity (BUOIKN) as a specialized institution responsible for providing clean electricity. This research uses a normative juridical method with conceptual and statutory approaches. The findings indicate that establishing BUO IKN requires stronger legal foundations through a Presidential Regulation.
Keywords: clean electricity, nusantara capital authority business entity, public service obligation.
- badan usaha otorita ibu kota nusantara
- listrik bersih
- public service obligation
Keywords
References
- Buku
- Badan Pusat Statisik. Identifikasi Dan Analisis Desa Di Sekitar Kawasan Hutan Berbasis Spasial Tahun 2019. Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2020.
- Ishaq. Metode Penelitian Hukum Dan Penulisan Skripsi, Tesis, Serta Disertasi,. Edisi Pert. Bandung: Alfabet, 2017.
- Isnaini, and Anggreni A. Lubis. Hukum Agraria Kajian Komprehensif. Medan: CV. Pustaka Prima, 2022
- Jamaludin, Adon Nasrullah. Sosiologi Perdesaan. Bandung: CV Pustaka Setia Bandung, 2015.
- Muhaimin. Metode Penelitian Hukum. Edisi Pert. Nusa Tenggara Barat: Mataram University Press, 2020.
- Tehupeiory, Aarce. Reforma Agraria Di Era Globalisasi. Jakarta: UKI Press, 2023.
- Trilaksana, Agus, Artono, and Uut Kuswendi. Reformasi Agraria Di Indonesia: Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat. Surbaya: UNNESA University Press, 2019
- Peraturan Perundang-Undangan dan Putusan Pengadilan
- TAP MPR No IX/MPR/2001 Tentang Pembaruan Agraria Dan Pengelolaan Sumber Daya Alam
- Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan
- Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan
- Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
- Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
- Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan
- Jurnal/Artikel
- Abu Bakar, Ali, Mizaj Iskandar, and Reza Maulana. “Penerapan Sanksi Tindak Pidana Illegal Logging Di Kawasan Hutan Lindung Ditinjau Dari Dari UU No. 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan.” Petita: Jurnal Kajian Ilmu Hukum Dan Syariah 3, no. 1 (2020). https://doi.org/10.22373/petita.v3i1.37.
- Amal, Bakhrul. “Pembaharuan Hukum Tanah Nasional Dalam Rangka Memberikan Perlindungan Dan Kepastian Hukum Pemegang Sertipikat Hak Milik.” Jurnal Crepido Jurnal Mengenai Dasar-Dasar Pemikiran Hukum: Filsafat Dan Ilmu Hukum 06, no. 02 (2024). https://doi.org/https://doi.org/10.14710/crepido.6.2.1-16
- Andjarwati, Any. “Asumsi Dasar Pembentukan Lingkungan Peradilan Agraria Dalam Pendekatan Sistem Hukum.” Jurnal Hukum & Pembangunan 53, no. 4 (2023). https://doi.org/10.21143/jhp.vol53.no4.1543.
- Araujo Magano, Deivid, Ivan Ricardo Carvalho, and Danieli Jacoboski Hutra. “Brazilian Forest Code: Advances and Setbacks.” Australian Journal of Crop Science (Lismore, N.S.W.) 15, no. 7 (2021). https://doi.org/10.21475/ajcs.21.15.07.p3285.
- Arba, Sudiarto, and Rizki Yuniansari. “Perlindungan Hutan Dan Fungsinya Bagi Kehidupan Manusia dan Lingkungan Alam.” Jurnal Kompilasi Hukum 8, no. 2 (2023). https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jkh.v8i2.144
- Cahyana, Intan Nevia. “Ada Apa Di Balik Belum Berhasinya Reforma Agraria Di Indonesia?” UNES Law Review 6, no. 3 (2024). https://doi.org/https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i3.1679.
- Diffa, Rizkia, Imamulhadi, and Supraba Sekarwati. “Analisis Yuridis Terhadap Program Pembangunan Food Estate Di Kawasan Hutan Ditinjau Dari Eco-Justice.” LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan Tata Ruang Dan Agraria 2, no. 1 (2022). https://doi.org/https://doi.org/10.23920/litra.v2i1.1014.
- Ferian Fajar, Habib, Julfahmi Syahputra, Dan Mareta, Puri Nur, and Ayu Ningsih. “Strategi Kebijakan Reforma Agraria Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Komunitas Keadlian Sosial Berdasarkan Konstitusi.” Jurnal Hukum Lex Generalis 3, no. 9 (2022) https://doi.org/https://doi.org/10.56370/jhlg.v3i9.308.
- Gunawati, Dewi. “Urgensitas Harmonisasi Hukum Perlindungan Dan Pengelolaan Hutan Dalam Mitigasi Perubahan Iklim Global Melalui Program” 4, no. 1 (2015). https://doi.org/https://doi.org/10.20961/yustisia.v91i0.2860.
- Hendrawan, Fajar Januar Tri, and Retno Mustika Dewi. “Analisis Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Kawasan Perumahan Terhadap Pendapatan Petani Dusun Puncel Desa Deket Wetan Lamongan.” Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) 4, no. 3 (2016). https://doi.org/https://doi.org/10.26740/jupe.v4n3.p%25p.
- Ikhsan, Edy. “The Omnibus Law in Indonesia: Assessing Its Consequences on Environmental Sustainability and Land Rights.” Journal of Human Security 18, no. 2 (2022). https://jhumansecurity.com/menuscript/index.php/jhe/article/view/105.
- Ismail, Nurhasan, Suyitno, Rafael Edy Baskoro, Heri Listyawati, Hisyam Makmuri, and Dyah Ayu Widowati. “Penjabaran Asas-Asas Pembaharuan Agraria Berdasarkan Tap Mpr No Ix / Mpr / 2001 Dalam Perundang-Undangan Di Bidang Pertanahan.” Jurnal Mombar Hukum 22, no. 2 (2010). https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jmh.16231.
- Januartinia, Ni Luh Eka, and Ni Ketut Selamat Kariyani. “Analisis Yuridis Pengaruh Penebangan Liar Terhadap Perubahan Iklim Dalam Perspektif Hukum Nasional Dan Internasional.” LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan Tata Ruang Dan Agraria 4, no. 1 (2024). https://doi.org/https://doi.org/10.23920/litra.v4i1.2296.
- McCarthy, John F, Ahmad Dhiaulhaq, Suraya Afiff, and Kathryn Robinson. “Land Reform Rationalities and Their Governance Effects in Indonesia: Provoking Land Politics or Addressing Adverse Formalisation?” Geoforum 132 (June 2022). https://doi.org/10.1016/j.geoforum.2022.04.008.
- McGinley, Kathleen, Raquel Alvarado, Frederick Cubbage, Diana Diaz, Pablo J. Donoso, Laércio Antônio Gonçalves Jacovine, Fabiano Luiz de Silva, Charles MacIntyre, and Elizabeth Monges Zalazar. “Regulating the Sustainability of Forest Management in the Americas: Cross-Country Comparisons of Forest Legislation.” Forests 3, no. 3 (2012). https://doi.org/10.3390/f3030467.
- Muhajir, Mumu, Maria S W Sumardjono, Julius Ferdinand, Yayasan Auriga, Nusantara Universitas, Gadjah Mada, Nusantara Komisi, and Pemberantasan Korupsi. “Harmonisasi Regulasi Dan Perbaikan Tata Kelola Sumber Daya Alam Di Indonesia.” Jurnal Antikorupsi INTEGRITAS 5, no. 2 (2019). https://doi.org/https://doi.org/10.32697/integritas.v5i2-2.
- Nadeak, Hasoloan, Alexander Dalla, Deden Nuryadin, and Anung Hadi. “Batas Wilayah Desa Pasca Berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa.” Jurnal Bina Praja 07, no. 03 (2015). https://doi.org/10.21787/jbp.07.2015.239-250.
- Pareke, J T. “Harmonisasi Pelaksanaan Pengaturan Penataan Ruang Kawasan Perdesaan Dalam Konsep Tiga Kesatuan Perlindungan Berkelanjutan.” Jurnal Pemerintahan Dan Politik Islam 2, no. 1 (2017). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29300/imr.v2i1.1031.
- Parras, Rafael, Gislaine Costa de Mendonça, Renata Cristina Araújo Costa, et al. “The Configuration of Forest Cover in Ribeirão Preto: A Diagnosis of Brazil’s Forest Code Implementation.” Sustainability 12, no. 14 (2020). https://doi.org/10.3390/su12145686.
- Ramli, Asmarani, Dodik Setiawan Nur Heriyanto, Tamas Fezer, and Dian Latifiani. “Embracing Social Justice: Exploring The Journey From Land Reform To Agrarian Reform.” The Fourth International Conference on Innovations Social Sciences Education and Engineering 4, no. (2024). https://conference.loupiasconference.org/index.php/ICoISSEE-4/article/view/535.
- Resosudarmo, Ida Aju Pradnja, Luca Tacconi, Sean Sloan, et al. “Indonesia’s Land Reform: Implications for Local Livelihoods and Climate Change.” Forest Policy and Economics, Assessing policies to reduce emissions from land use change in Indonesia, vol. 108 (November 2019). https://doi.org/10.1016/j.forpol.2019.04.007.
- Rifan, Mohamad, and Liavita Rahmawati. “Konstitusi Desa Dan Eksistensinya Dalam Regulasi Di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 18, no. 1 (2021). https://doi.org/10.31078/jk1812.
- Riggs, Rebecca Anne, Jeffrey Sayer, Chris Margules, Agni Klintuni Boedhihartono, James Douglas Langston, and Hari Sutanto. “Forest Tenure and Conflict in Indonesia: Contested Rights in Rempek Village, Lombok.” Land Use Policy 57 (November 2016). https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2016.06.002.
- Schmidt, Caroline A., and Constance L. McDermott. “Deforestation in the Brazilian Amazon: Local Explanations for Forestry Law Compliance.” Social and Legal Studies 24, no. 1 (2015). https://doi.org/10.1177/0964663914552213.
- Surono, Agus. “Peranan Hukum Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Skala Desa Oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa.” Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional 6, no. 3 (2017). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33331/rechtsvinding.v6i3.195.
- Suriani, Rollys, Evy Indriasari, Vegitya Ramadhani Putri, and Loso Judijanto. “Agrarian Reform as a Solution to Overcome Land Mafia in The Indonesian Agrarian Legal System.” JURNAL AKTA 13, no. 1 (2026). https://doi.org/10.30659/akta.v13i1.51450.
- Susetio, Wasis. “Disharmoni Peraturan Perundang-Undangan Di Bidang Agraria.” Bidang Agraria Lex Jurnalica 10, no. 3 (2013). https://doi.org/https://doi.org/10.47007/lj.v10i3.361.
- Syahbudin, Herman, and La Ode Syukur. “Model Harmonisasi Hubungan Wewenang Antara Kepala Desa Dengan Badan Perwakilan Desa (BPD) Dalam Pembentukan Peraturan Desa.” Holrev 2, no. 2 (2018). https://doi.org/https://doi.org/10.33561/holrev.v2i2.4512.
- Setiawan, Dedy, Gusti Hardiansyah, and Ganjar Oki Widhanarto. “Identitas Dampak Pengelolaan Hutan Desa Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Bentang Pesisir Padang Tikar Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya.” Jurnal Hutan Lestari 9, no. 4 (2021). https://doi.org/https://doi.org/10.26418/jhl.v9i4.50091.
- Utomo, Setiyo. “Perjalanan Reforma Agraria Bagian Dari Amanah Konstitusi Negara.” Veritas et Justitia 7, no. 1 (2021). https://doi.org/10.25123/vej.v7i1.3935.
- Yasmin, Angel Nur, Virly Agustin Aldilla, Putri Bintang Riani, Muhammad Kevin Mulyawarman, Syahira Alfiani, and Asnawi Mubarok. “Peran Pemerintah Dalam Mengatasi Masalah Agraria Di Wilayah Pedesaan.” Almufi Jurnal Sosial Dan Humaniora 1, no. 2 (2024). https://doi.org/10.63821/ash.v1i2.290.
- Sumber Lain
- Ni’am, Syakirun, and Robertus Belarminus. “2.966 Desa Masuk Kawasan Hutan, 17.650 Tanah Transmigrasi Tumpang Tindih.” 16 September, 2025. Diakses pada tanggal 31 Maret 2026, jam 23:30 WIB, https://nasional.kompas.com/read/2025/09/16/19201291/2966-desa-masuk-kawasan-hutan-17650-tanah-transmigrasi-tumpang-tindih.
- ———. “Ribuan Desa Di Kawasan Hutan, Adian: Persoalan Terbesar Kita Bukan Rakyat, Tapi Negara.” 16 September, 2025. Diakses pada tanggal 29 Maret 2026, jam 21:50 WIB,
- Putusan Pengadilan Negeri Watansoppeng Nomor 84/Pid.B/LH/2020/PN Wns
- Pratama, Ady Anugrah. “Kriminalisasi Dan Eksklusi Petani Di Kawasan Hutan Laposo Niniconang.” 4 Oktober, 2021. Diakses pada tanggal 27 Maret 2026, Jam 10:00 WIB https://ylbhi.or.id/publikasi/artikel/kriminalisasi-dan-eksklusi-petani-di-kawasan-hutan-laposo-niniconang/.
License
Copyright (c) 2026 Yono Sugi Anom Darmawan, Frederick Binsar Gamaliel Manurung, Citra Agustin Pratiwi, Yono Sugi Anom Darmawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.