Electronic Filling

Jurnal Hukum Lingkungan, Tata Ruang, dan Agraria berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap artikel yang diterbitkan tersimpan dengan baik dan tetap dapat diakses secara permanen oleh pembaca, peneliti, dan masyarakat umum. Kebijakan ini menjelaskan bagaimana jurnal menyimpan dan melestarikan konten yang telah diterbitkan, serta bagaimana penulis dapat menyimpan karya mereka di repositori lain.

1. Pengarsipan Jurnal dan Pelestarian Digital
Seluruh artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Bina Mulia Hukum disimpan secara elektronik dan dilestarikan melalui beberapa lapisan penyimpanan berikut:

- Situs Web Jurnal. Seluruh edisi dan artikel, mulai dari volume pertama hingga edisi terbaru, tersedia dalam teks lengkap pada halaman Arsip jurnal. Jurnal ini dikelola menggunakan Open Journal Systems (OJS), sedangkan servernya dipelihara oleh Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran.
- PKP Preservation Network (PKP PN). Konten jurnal dilestarikan melalui PKP Preservation Network, yaitu sistem berbasis LOCKSS yang menyimpan salinan konten pada berbagai arsip yang terdistribusi. Apabila jurnal berhenti terbit atau situs webnya tidak lagi tersedia, konten yang telah diterbitkan akan tetap dapat diakses.
- Digital Object Identifier (DOI). Setiap artikel diberikan DOI melalui Crossref. DOI memberikan pengenal permanen dan tautan yang stabil bagi artikel, sehingga artikel tersebut tetap dapat ditemukan meskipun alamat situs webnya berubah.
- Pengindeksan dan Repositori Nasional. Metadata dan teks lengkap artikel juga tersedia melalui layanan pengindeksan dan penelusuran, seperti Garuda, Google Scholar, Dimensions, Indonesia OneSearch, dan WorldCat.
- Pencadangan internal. Server jurnal dicadangkan secara berkala agar artikel, metadata, dan catatan editorial dapat dipulihkan apabila terjadi masalah teknis.

2. Kebijakan Penyimpanan Mandiri oleh Penulis
Seluruh artikel diterbitkan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY 4.0), dan penulis tetap memegang hak cipta atas karya mereka. Oleh karena itu, penulis dapat menyimpan artikel mereka di repositori lain tanpa perlu meminta izin kepada jurnal dan tanpa masa embargo.

Penulis dapat menyimpan artikel mereka di berbagai tempat, seperti:
- Repositori institusi tempat penulis bernaung.
- Repositori nasional, misalnya Garuda atau repositori Universitas Padjadjaran.
- Repositori berdasarkan bidang keilmuan, seperti SSRN.
- Profil akademik, seperti Google Scholar, SINTA, ORCID, ResearchGate, atau Academia.edu.
- Situs web pribadi atau institusi.

Ketika mengarsipkan artikel, penulis diwajibkan untuk:
- Mencantumkan sitasi publikasi asli dalam Jurnal Bina Mulia Hukum, termasuk volume, nomor edisi, tahun, dan halaman.
- Menyertakan tautan DOI artikel.
- Menyatakan bahwa artikel tersebut dilisensikan di bawah CC BY 4.0.

Untuk naskah pracetak yang kemudian diterima untuk diterbitkan, penulis dianjurkan untuk memperbarui entri pada repositori dengan menambahkan tautan ke versi yang telah diterbitkan.

3. Penyimpanan Arsip dan Catatan
Jurnal menyimpan catatan elektronik mengenai proses editorial dan penelaahan sejawat, termasuk naskah yang diajukan, laporan penelaahan, korespondensi, dan keputusan editorial. Catatan-catatan ini mendukung akuntabilitas dan memungkinkan jurnal menanggapi pertanyaan atau permasalahan yang muncul setelah publikasi. Seluruh catatan tersebut dijaga kerahasiaannya dan tidak dipublikasikan.